Modifikasi Metode Isolasi Sel Endotel Pembuluh Darah Otak (EPDO) Tikus: Teknik Dasar Kultur Sel Primer di Bidang Neurosains

Ahmad Faried, Muhammad Zafrullah Arifin, Agung Budi Sutiono, Danny Halim, Tono Djuwantono, Tri Hanggono Achmad

Abstract


Metode konvensional isolasi sel endotel pembuluh darah otak (EPDO) masih tergolong sulit, sehingga upaya mendapatkan populasi murni sel ini adalah tantangan. Pada penelitian ini dilakukan isolasi endotel dari tikus Wistar dan mencit C57/Bl6, berdasarkan protokol the care and use of laboratory animals, Universitas Gunma, Jepang. Modifikasi metode isolasi adalah menggunakan gradasi bovine serum albumin (BSA), bukan Dextran-70 yang umumnya dipakai, untuk memisahkan sel EPDO yang bersatu menjadi sel EPDO tunggal. Penelitian ini dilakukan di laboratorium sel kultur, Universitas Padjadjaran bekerjasama dengan Universitas Gunma, Jepang, Januari 2008–Juni 2009. Uji hasil isolasi dan karakteristik sel EPDO dilakukan dengan teknik imunofloresen. Ekspresi tight junction ZO-1, menunjukkan sel EPDO membentuk selapis sel utuh, rapat, tidak bertumpuk dan kompak, sesuai dengan karakteristik dinding EPDO. Fenotip sel EPDO dikonfirmasi dengan acethylated LDL, faktor von Willebrand dan CD31. Penghancuran kapiler dengan collagenase/dispase masih menghasilkan populasi sel yang terkontaminasi perisit. Kontaminasi dimurnikan dengan menggunakan puromycin, tingkat pemurnian sel EPDO mencapai 98,3%. Simpulan, teknik modifikasi berhasil mengisolasi sel EPDO tikus dan mencit, tanpa melakukan intervensi genetik. Puromycin dapat digunakan untuk memurnikan sel EPDO. [MKB. 2010;42(4):161–8].

Kata kunci: Metode modifikasi isolasi sel EPDO, pembuluh sawar otak, teknik pemurnian

 

Isolation Modified-Method of Mouse-Brain Microvessel Endothelial Cells: Primary Cell Culture Technique in Neuroscience

Isolation method to obtain pure BMVECs is hard to be done consistently and remains a challenge. In this study, we isolated BMVECs from Wistar rat and C57/Bl6 mouse from Japan SLC. All procedures performed according to guidelines for the care and use of laboratory animals of Gunma University, Japan. The modification of isolation method was using bovine serum albumin (BSA) gradation, not Dextran-70 in which generally used, to separate clusters of BMVECs into single cell. This study was done at Universitas Padjadjaran, in colaboration with Gunma University, Japan, January 2008–June 2009. Further,characteristic and purification results were proven by imunofluorescene staining. The results showed that staining of tight junction, ZO-1, formed a monolayer, tightly packed, non-overlapping and contact-inhibited BMVECs, as expected for a vessel wall endothelial. ECs phenotype confirmed by acethylated LDL, von Willebrand and CD31. The digestion of capillaries generated contaminating pericytes. Contamination was purified using puromycin and the results considered satisfactory (98.3%). In conclusion, our modification procedure allows the isolation of primary rat and mouse BMVECs, which form an endothelial-like monolayer in few days. Puromycin can be used for purification of primary rat and mouse BMVECs. [MKB. 2010;42(4):161–8].


Key words: Blood brain barrier, isolation modified-method of mouse-BMVECs, purification methods

 

DOI: http://dx.doi.org/10.15395/mkb.v42n4.30


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 696 times
PDF - 285 times




 


Creative Commons License
MKB is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

 


View My Stats