Perbandingan antara Sevofluran dan Enfluran terhadap Kontraksi Uterus, Jumlah Perdarahan, dan Skor APGAR pada Seksio Sesarea Elektif

RR. Pramada Resvita, Ike Sri Redjeki, Tatang Bisri

Abstract


Anestetika volatil memiliki sifat fisikokimia yang berbeda-beda yang akan memberikan pengaruh berbeda juga terhadap kontraksi uterus,  jumlah perdarahan dan skor APGAR. Tujuan penelitian ini adalah menilai perbedaan pengaruh antara sevofluran dan enfluran terhadap kontraksi uterus, jumlah perdarahan, dan skor APGAR. Penelitian ini adalah randomized controlled trial (RCT) pada 36 pasien seksio sesarea elektif di Rumah Sakit Melinda pada Juni–Agustus 2011. Pasien dibagi dalam dua kelompok: kelompok I (sevofluran) dan kelompok II (enfluran). Analisis data hasil penelitian dilakukan dengan melakukan uji-t,  Fisher’s Exact Test, dan Uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontraksi uterus lebih baik pada kelompok sevofluran (p<0,05) dan jumlah perdarahan lebih sedikit pada kelompok sevofluran (p<0,05). Tidak didapatkan perbedaan yang signifikan untuk skor APGAR (p>0,05). Simpulan penelitian ini adalah kontraksi uterus pada seksio sesarea dengan sevofluran lebih baik dibandingkan dengan enfluran dan jumlah perdarahan lebih sedikit pada sevofluran. Skor APGAR pada kedua kelompok tidak menunjukkan perbedaan.

Kata kunci: Enfluran, jumlah perdarahan, kontraksi uterus (LAS), seksio sesarea, sevofluran, skor APGAR

Comparison between Sevoflurane and Enflurane Effects on Uterine Contraction, Amount of Bleeding, and APGAR Score in Elective Caesarean Section

Abstract

Different volatile agents with different physicochemical properties affect uterine contraction, amount of bleeding, and APGAR score in different ways. The objective of this study was to evaluate the effects of different volatile agents, i.e., sevoflurane and enflurane, on  uterine contraction, amount of bleeding, and APGAR score. A randomized controlled trial (RCT) was conducted on 36 patients undergoing elective caesarean section. These patients were randomly divided into two groups, group I (sevoflurane) and group II (enflurane). The data were analyzed using t-test, Mann-Whitney, and fisher exact tests. The result of this study showed that there was a significant difference in the strength of uterine contraction among the sevoflurane group and the enflurane group (p<0.05) and also a significant difference in the amount of bleeding among the two groups (p<0.05), with better results seen ion the sevoflurane group. However, there was no significant difference found oin the APGAR score among the two groups. It is concluded in this study that sevoflurane gives better results in terms of uterine contraction with less bleeding compared to the enflurane group. No difference is found in the APGAR score in sevoflurane and enflurane groups.

Key words: Amount of bleeding,  APGAR score, caesarean section, enflurane, sevoflurane, uterine contraction (LAS)

 

DOI: 10.15851/jap.v3n1.381

  

Keywords


Enfluran, jumlah perdarahan, kontraksi uterus (LAS), seksio sesarea, sevofluran, skor APGAR

Full Text:

PDF



 

This Journal indexed by:

               

 
Creative Commons License
JAP is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

 


View My Stats